Lamaranmu Kutolak!

Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya.
Melalui ta’aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk
melanjutkannya menuju khitbah.

Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang
perempuan.
Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru
pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang
sekarang amatlah berbeda.

Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka
menggenapkan agamanya. Read more »

thanks mr iwan…

Hari jumat ini merupakan hari menuju akhir pekan yang cukup panjang, karena hari senin libur hari kemerdekaan. ketika jam10.30 kusandarkan badan di masjid istiqomah Pertamina Balikpapan untuk sholat dhuha dan persiapan Sholat jumat. waktu itu nggak menyangka ternyata khotib dan imam yang memimpin sholat jumat ternyata ust. Samiun Jazuli dari Jakarta. Wah, kesempatan yang tepat mendengarkan khotbah jumat dan taujihnya yang belum pernah aku dengar lagi sejak lulus dari IPB. Kuperhatikan dan kudengarkan setiap kata yang keluar dari isi khotbahnya, sungguh membuat hati ini tersentuh dan mata yang biasanya terkantuk pun menjadi tetap fokus menyimak isi khotbah beliau. Read more »

Wahai Pemuda !

Pemuda? Kenapa selalu sahaja pemuda menjadi topik perbincangan yang hangat. Tidak kira dalam arus poltik negara,dalam medan da`wah bahkan dalam apa2 sahaja. Apa yang ada pada pemuda? Apa ada pada pemuda?

Bahkan dalam sejarah dunia banyak sekali episod-episod kisah yg hebat di lakarkan dalam catatan sejarah dunia hasil karya pemuda2 terbilang?

Ciri-ciri Pemuda

Baiklah,mari kita merenung sebentar, apa ada pada diri kita sebagai pemuda?

Pemuda itu adalah generasi dimana dirinya telah baligh hingga ke lingkungan 30 tahun. Pada diri pemuda itu adanya:

  • Semangat yang kuat membara
  • Jiwa yg besar dan kuat
  • Badan yg tegap dan bertenaga
  • Nafsu yg memuncak
  • Kesanggupan untuk melakukan sesuatu perkara
  • Idealistik

Dan bukankah itu benar? Sukarno pernah berkata, berikan aku 10 orang pemuda, aku akan menggoncang dunia!! Dan bukankah itu benar? Read more »

get a job

Selasa, 30 Desember 2008
–Balikpapan at night 23.00 WITA

Hari ini merupakan saatnya awal tolak mengubah karakter pada diriku dalam bekerja esok harinya supaya menjadi muslim yang professional. Aku bersyukur karena Allah SWT memberikan pekerjaan saat ini untuk diriku. Dengan diterimanya aku bekerja di perusahaan ini, maka akan banyak tantangan dan ujian yang Allah berikan kepadaku supaya bisa belajar dari fenomena kehidupan di dunia kerja.
Waktu aku sedang menyelesaikan tugas akhirku di kampus, sudah ada beberapa kehidupan kerja yang mulai aku pelajari dan aku renungi sampai sekarang. Ketika dulu sebelum seminar, sudah ada tawaran untuk mengajar SMA di bimbingan belajar Q-Matrix. Peluang itu coba aku ambil untuk mencukupi kebutuhan kuliahku dan supaya bisa menabung buat masa depan. Saat mengajar itulah aku mendapat insight berharga dari Pak Rahman Sidi, seorang guru dengan totalitas dalam mengajarkan ilmunya kepada anak didiknya. Sungguh belum pernah aku temui guru seperti beliau, walaupun sudah tua tapi dia dengan ikhlas mengajarkan semua ilmunya hanya untuk Allah semata. Beliau tidak memikirkan lagi jauhnya tempat mengajar, asalkan anak2 didiknya yang di bimbel itu bisa dapat ilmu darinya. Read more »

Mengatasi minder

*Tips Mengatasi Minder/Rendah Diri*

*1. Hadapi rasa takut*
jangan dihindari, toh ia tidak akan berakibat seburuk yg anda kira. Melawan
rasa takut akan menambah percaya diri anda.

*2. Hargai diri sendiri sebagai Ciptaan Tuhan*
bila anda telah berhasil dalam berbuat sesuatu. Bila tidak mengapa orang
lain mesti menghargai anda? Bukankah akan lebih mudah apabila anda membantu
dan menghargai diri sendiri? Read more »

PIMNAS (5)

HARI IV (jumat)
pulang yuukHAri ini merupakan hari free bagi tim AKOSS dan PKM, dan kami manfaatkan pagi harinya untuk berlibur ke pantai marina semarang. kami berangkat jam 05.00 setelah sholat subuh. aku ajak insanul untuk menemani diriku dengan 5 orang akhwat, karena mirza dan arif tidak bisa ikut. aku kira dekat, ternyata butuh waktu 30 menit untuk sampai ke pantai tersebut. tak lama kemudian kelihatanlah pantai dari kejauhan. ternyata dugaan kita semua tentang pantai marina salah semua, karena yang tampak hanya laut tanpa pasir karena bibir pantai menyetuh tembok semen perumahan di sekitar pantai itu. tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 07.00. saatnnya untuk pergi kembali ke hotel karena ada telpon pemberitahuan mau berangkat jam 08.00. akhirnya jam 07.45 sampai di tempat penginapan. Kami langsung menuju ke tempat makan2, dengan wajah belum mandi kami tetap tenang menyantap makanan yang disajikan. setelah makan kami semua pulang ke kamar masing2 dan siap2 untuk menuju ke UNISSULA. Sebelum berangkat ada wejangan dari Gema dan pak Yonni selaku perwakilan dari IPB. hari jumat kami langsung menuju ke ruang pameran poster, untuk melihat showroom dari tiap universitas di indonesia. Read more »

PIMNAS (4)

HAri III (KAmis)

pimnas3Hari ketiga merupakan hari dimana tim AKOSS bertempur dengan calon2 yang lain. dekorasi yang dibuat malam harinya pun siap diangkut dengan bus IPB kecil. langsung ke Lomba, paginya jam 07.30 kami langsung memasang poster dan mendesain meja sedemikian rupa rapi agar juri dan orang2 yang melihat ke stand menjadi nyaman. tak lama tim dari universitas lain pun datang untuk mendekor. jam 09.00 lomba AKOSS dibuka oleh ketua panitia dari UNISSULA, dan setelah acara itu proses penjurian langsung dimulai. sebelum acara dibuka, aku sempatkan untuk sholat dhuha 2 rakaat dan berdoa kepada ALLAH agar memberikan yang terbaik kepadaku dan seluruh tim AKOSS IPB. juri2 pertama kali melihat punya Insanul yang membuat distro Linux versi dia. memang dari seluruh peserta, hanya insanul yang menggunakan LCD 19 inchi dan CPU untuk menampilkan aplikasi distro dia. karena memang dia gak punya laptop, sehingga dipinjami departemen ILKOM deh.. selanjutnya giliran tim KAWAN yang dinilai oleh juri.dilanjutkan tim SIG-KOBO yang dinilai oleh juri. Read more »

PIMNAS (3)

Hari II (Rabu)
Hari kedua merupakan hari dimana kami melakukan registrasi AKOSS (siangnya) dan bagi teman2 PKM merupakan hari tempur mereka dengan teman2 dari universitas lain. pagi hari kami dan teman2 yang lain sarapan pagi. wuiiih…presmanan euy.. menu yang disajikan memang luar biasa, tapi jaga adab lah…jangan kelihatan ndesonya. setelah makan, akhirnya semua peserta PKM berangkat ke lokasi lomba. Sedang tim AKOSS kemana nih..? ternyata kami ntar berangkatnya jam 12.00, tapi kami sudah siap mendelegasikan Nur hasanah yang siap jadi perwakilan AKOSS untuk mendatangi acara pembukaan PIMNAS. Dengan menaiki bus besar AC IPB, kami tim AKOSS berangkat. langsung aja lagi ke AKOSS.. menurut jadwal AKOSS bertempat di fakultas kedokteran, tapi ternyata ada perubahan jadwal dipindah ke fakultas Ekonomi. Menjelang sore jam15.00 semua peserta AKOSS dibrifing karena teknikal meeting dicancel..(ih kok gak profesional ya..?). dari brifing terlihat lawan2 kami yang akan bertanding. kalau diamati kebanyakan dari IPB,ITS, why…? mana ini kontingen dari ITB, UI, Telkom dan UGM. dari UGM, telkom, UI cuma 1 perwakilan.sedangkan ITB no one. waktu asar pun tiba, tapi kesiapan dari peserta lain untuk mendekor belum mulai. akhirnya kami putuskan untuk mendekor di hotel saja. waktu malam hari jam 21.00 pun digunakan timĀ  AKOSS untuk mendekor sampai jam 01.00 (wuiiiih tengah malem2 euy….jam malam tuuhhh). but dengan semangat proses mendekor pun selesai juga, dengan disemangati oleh dosen setia kami (chieeee) Pak Firman. saya salut buat pak Firman yang menyempatkan untuk menemani kami.

PIMNAS (2)

HAri I (selasa)
saat hari pertama tim AKOSS belum ada registrasi, jadi kami ber-8 jalan2 mengetahui medan tempur nantinya di UNISSULA. Aku melihat kampus ini sangat berbeda dengan IPB, dengan letak gedung yang berdekatan. Memang kalau dibandingkan dengan IPB sangat jauh besarnya, karena di IPB jarak antar fakultas bisa memakan waktu beberapa menit (terutama dari faperta ke FKH…ampun deh..mending pakai bus IPB). Hari I kami juga sempat menanyakan tentang persiapan lomba AKOSS dimana tempatnya. Akhirnya Kami temui panitia PIMNAS di ruang poster PKM, dan kami tanyakan hal tersebut. But jawaban yang diberikan sungguh diluar dugaan.”AKOSS ya..? lomba itu gak penting2 banget sih..”, kata orang tersebut dengan nada ketus. Ih..gimana sih..sudah diselenggarakan dari dikti, masak dibilang gak penting2 banget. Dari kami memaklumi, mungkin dia memang bukan dari Panitia AKOSS, jadi belum tau mengapa diadakan lomba AKOSS ini. sinar mAtahari pun mulai menurunkan kadar cahayanya, menunjukkan waktu sudah sore…dan kami semua kontingen IPB pulang ke penginapan.

PIMNAS (1)

PIMNASRasanya belum pernah terbayang dalam diriku ketika mendengar kata PIMNAS. kata itu hanya untuk mahasiswa2 yang memang punya prestasi di bidangnya. Memang impian untuk ikut PIMNAS itu ada, tapi ada rasa kemalasan untuk ikut. Akhirnya Allah juga yang menentukan takdir diriku.
Awal mulanya dari Tingkat akhir di IPB ini ,aku mengambil skripsi tentang Data Warehouse. Selama kurang lebih 1 semester program sudah selesai kubuat. Pada awal Juli ada pengumuman tentang Lomba AKOSS yang diikutkan dalam kegiatan PIMNAS di UNISSULA. Dari pembimbing mengusulkan agar buat proposal untuk ikut kegiatan tersebut. tapi diriku bingung apa yang akan diusulkan ya…? akhirnya mendapat masukkan dari dosen pembimbing untuk memasukkan penelitianku ke lomba AKOSS. Bersama ke-7 temanku (Arif, Ajeng, Alvira, Insanul, Nur, Halida, Mirza) akhirnya terkumpulah 4 aplikasi berbeda.
Waktu pengumuman yang dinanti pun tiba, dari panitia UNISSULA memberitahukan bahwa semua aplikasi yang dikirimkan oleh kontingen IPB diterima semua. Selanjutnya kami ber-8 bersiap-siap untuk goes to UNISSULA. Tanggal 14 JUli, akhirnya aku dan teman2ku dari tim AKOSS berangkat dengan tim PKM dan lomba yang lain ke UNISSULA menggunakan bus AC eksekutif plus toilet. kami berangkat malam hari jam 10 malam dan sampai di hotel PUri Garden jam 10 pagi (tepat 12 jam).